Kopi Pendopo: Nikmatnya Ampas
Singkat kata, kopi Pendopo sebenarnya sama saja dengan kopi di sumatera selatan lainnya. Berasal dari jenis kopi robusta. Secara umum rasanya pun seperti kopi sumatera lainnya, cenderung asam.
Yang membedahkannya adalah pada saat kopi ini siap diminum. Jika kopi-kopi pabrikan lain mempromosikan kopi tanpa ampas, maka bersiaplah dengan sensasi nikmatnya ampas pada kopi Pendopo. Kopi pendopo banyak sekali ampasnya. Dari secangkir kopi, sepertiganya adalah ampas yang mengambang di permukaan cangkir. Tentu saja ini disebabkan karena proses pengolahan biji kopi menjadi bubuk kopi. Baik pada proses penggorengan biji yang diduga disengaja tidak terlalu garing, juga proses penggilingannya yang disengaja tidak dibikin sangat halus.
Meski begitu, kopi ini memiliki kelezatan yang tak kalah dengan kopi lainnya. Juga wangi. Ampasnya yang terkadang lekat disela gigi meninggalkan sensasi kopi yang berasa asam dan khas. Sesekali cobalah kenikmatan kopi pendopo. Tanpa perlu takut ada yang memanggil anda dengan cara berseloroh, ”Pagi, Dona...!”*
* potongan sebuah dialog dalam satu iklan kopi pabrikan yang menjual kopi tanpa ampas. * * *


Komentar terakhir
Saya mahasiswi yang lagi nyusun T
Mudah-mudahan dinas pariwisa
Sebagai ora