Kampung di Pompa Air
Dari stasiun kereta api Prabumulih, jika anda menyusuri rel ke arah Tanjung Karang atau Lubuk Linggau, tak sampai 1 kilometer anda akan bertemu percabangan rel yang memisahkan dua kota tujuan itu. Ketika mulai menyeberangi Sungai Tapus, di sebelah kiri terdapat perkampungan kecil. Namanya Kumpo. Semula bernama Kumpe, yang dalam bahasa Prabumulih berarti Pompa.
Dinamakan kampung Kumpo karena dulu memang terdapat sebuah pompa di sana. Pompa air untuk mengisikan air dari sungai ke ketel pada lokomotif tenaga uap. Sekarang meski Sang Kumpe tidak lagi berdiri di sana, lapuk dimakan zaman, kemudian pipa besinya yang bercat gelap telah menjadi barang kiloan, nama kumpe me atau kumpo telah lanjur menjadi nama kampung.
* * *
