Sosial
Pernah dengar nama kampung Sosial? Jika hendak mencari perabotan dapur berbahan besi atau alumunium, datanglah ke sana. Kampung kecil ini adalah kampung pengrajin. Sentra penghasil kompor, panci, kukusan, langsang, dan lain-lain.
Kampung ini terdapat persis di antara Bakaran dan Prabusari. Penduduk kampung sosial mayoritas datang berasal dari wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) yang merupakan para pengrajin yang pandai.
Dusunlaman tidak mendapatkan catatan, apakah kampung ini memiliki nama tersendiri pada awalnya. Tapi sebagian masyarakat dusun prabumulih menyebut kampung ini dengan kampung ”Ikak Sue”. Penamaan tersebut sebenarnya berasal dari kata ”ikak” dan ”sue”. Dalam salah satu bahasa OKI, kedua kata itu berarti ”ini” dan ”apa”. Barangkali karena pada awal masa pembauran, penduduk kampung sosial sering terdengar menyebutkan ”ikak sue?”. Hal itu diperparah lagi dengan ketidakpahaman penduduk lokal (dusun prabumulih) yang belum mengerti bahasa yang dibawa dari daerah OKI tersebut.
Sejak kapan nama ”Sosial” disematkan sebagai nama kampung? Konon, bermula dari masuknya program dari Departemen Sosial.
Yaitu, program pembinaan bagi para pengrajin yang pandai memproduksi aneka perabot dapur.
Meski program pembinaan tersebut sudah lama terhenti, nama ”Sosial” tampaknya abadi.
* * *

